Warna FORSINO 2015 sd 2018

 Dear Warga Forsino,

Mohon maaf, sudah sekian lama saya yang ditugasi menjadi Ketua Forsino 2015-2018 belum muncul di jalur komunikasi resmi. Sebenarnya, sebelum ini sudah ada beberapa kumpul-kumpul tukaran pikiran untuk rencana kerja Pengurus Forsino ke depan, namun belum juga ada kristalisasi pokok rencana kerja. Sambil menunggu saya mempelajari AD/ART FORSINO, juga menunggu laporan resmi Pengurus Forsino era Bung Don Bosco, maka saya coba menggagas beberapa ide untuk mohon ditanggapi para Kakek Buah, Bapak Buah, Anak Buah dan buah-buah lainnya.

Silahkan diperkaya.

Salam
Benny Marbun.


Warna Forsino 2015 – 2018


.Program kerja Forsino disusun berdasarkan masukan dari banyak warga Forsino, mulai dari yang paling Senior hingga yang paling Muda, mulai dari yang paling aktif di media komunikasi hingga yang tidak aktif, mulai dari yang merasa kuat secara phisik hingga yang merasa paling lemah, mulai dari yang biasanya lebih banyak mikir surgawi hingga yang lebih banyak mikir duniawi, mulai dari yang lebih berharap ke hari esok lebih baik hingga yang berharap cukup menikmati hari ini, dll. Maka dicoba menggabungkan berbagai warna menjadi susunan warna yang sedapat mungkin dapat mewakili semuanya, sebagai berikut:

Pandangan pelestarian semangat Sapentia et Virtus:

  1. NOSTALGIA: Masa-masa di  Asrama Mahasiswa Realino adalah masa yang indah untuk dikenang, untuk diceritakan, namun masa itu adalah masa lalu. Keindahan masa lalu relevan pada eranya. Romantisme mengenang masa lalu menjadi modal yang bagus untuk mempererat hubungan kekeluargaan warga eks penghuni Asrama Mahasiswa Realino, yang tergabung dalam wadah FORSINO. Karenanya, kebutuhan mendasar dari warga Forsino adalah bagaimana menjaga kebersamaan, kekeluargaan di antara warga Forsino, termasuk keluarga dari warga Forsino.
  2. BERBUAH: Masa-masa di Asrama Mahasiswa Realino membentuk pribadi-pribadi yang memiliki nilai luhur: disiplin, pembelajar, toleran, saling asih-asah-asuh. Pengalaman bernilai yang terbentuk selama hidup di Asrama Realino telah membawa mantan penghuni Asrama Realino ke berbagai keberhasilan dalam karir dan karya. Karenanya, pengalaman yang bernilai selama hidup di Realino itu perlu diwujudnyatakan dengan buah karya nyata yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama masyarakat miskin dan rentan miskin.
  3. PELESTARIAN: Nilai-nilai luhur yang diperoleh selama di Asrama Mahasiswa Realino terbukti memberi manfaat besar bagi kedewasaan pribadi seseorang yang diperlukan dalam negara dan bangsa yang bhinneka seperti Indonesia.

Karenanya, pembentukan nilai-nilai luhur tersebut perlu dilestarikan, agar warga lain, saat ini dan di masa mendatang juga memperoleh nilai luhur yang sama. Melestarikannya dapat dalam bentuk phisik (asrama, wisma, sekolah, panti), maupun dalam bentuk non-phisik (tulisan, buku, seminar, diskusi)
Keseluruhan pandangan di atas bagus adanya.

Bila direnungkan, semua warga Forsino menginginkan semangat bernostalgia. Bertemu, bercengkrama, berdiskusi merupakan aktivitas yang semua atau hampir semua menginginkannya. Karenanya, program kerja yang utama adalah  yang terkait dengan kegiatan NOSLTAGIA, seperti Reuni, kumpul-kumpul per daerah berjadwal maupun tidak berjadwal, komunikasi di milis, chatting di WA, olah raga bersama insidentil, kunjungan silaturahmi, dll. à Diperlukan anggota Pengurus yang banyak kreasi menggalang kebersamaan, tekun, tahan banting (kerja keras, tebal telinga).

Selanjutnya, ada beberapa warga FORSINO yang mau dan mampu untuk menggalang kegiatan yang bermanfaat bagi orang banyak. Baik melalui aktivitas bisnis utamanya, maupun melalui aktivitas yang khusus dibentuk untuk memberi nilai tambah bagi orang lain, terutama rakyat kecil. Karenanya, program kerja berikutnya adalah mendata warga Forsino yang punya minat dan punya kemampuan untuk berkarya bagi orang lain, memfasilitasi warga Forsino ini untuk berkumpul, berdiskusi, bersinergi. Keberadaan Forsino dalam kegiatan ini dapat saja hanya sebagai pencatat kegiatan, atau yang memfasilitasi kegiatan, atau bahkan yang penjadi motor kegiatan. Diperlukan anggota Pengurus yang berminat dalam kerja nyata. Tugas Pengurus utamanya adalah memfasilitasi. Bila dimungkinkan, juga menjadi pelaku bisnis (cukup bisnis kecil, namun nyata berbuah).

Program yang lebih tinggi lagi levelnya, adalah program kerja yang melestarikan nilai-nilai luhur Sapientia et Virtus. Program kerja yang menyangkut pelestarian ini dapat dikelompokkan dua, yaitu (1) pelestarian konsep melalui tulisan sejenis, dan (2) pelestarian melalui aktivitas pembinaan seperti asrama, wisma, panti, sekolah.

Pelestarian konsep relatif tidak memerlukan biaya besar, namun perlu kepakaran merumuskan nilai-nilai Sapientia et Virtus yang layak jual disesuaikan dengan kondisi saat ini. Menjual konsep ini dapat melalui tulisan non-komersil maupun tulisan komersil (buku). Network warga Forsino memungkinkan dijualnya nilai-nilai Sapientia et Virtus melalui Seminar/Diskusi lokal maupun nasional, apalagi di era Pemerintahan yang memiliki keinginan Revolusi Mental. Diperlukan anggota Pengurus yang punya minat di bidang diskusi, networking, menulis.

Pelestarian melalui aktivitas pembinaan asrama sejenis, juga dapat dikelompokkan menjadi tiga, yaitu Membina asrama milik sendiri, atau Membina asrama milik orang lain, atau sebagai Penasihat/Konsultan dari asrama. Kesemuanya memerlukan kerja serius, kearifan, dan biaya relatif besar. Diperlukan anggota Pengurus yang punya minat dalam mengelola kehidupan di asrama, sekolah, panti, dan sejenisnya. Tugasnya bukan akan menjadi pengelola, namun mengerakkan warga Forsino untuk menyusun konsep, memfasilitasi networking antara pemodal, calon pengelola (warga Forsino), dan asrama/sekolah yang sudah beroperasi.

Dengan demikian, beberapa kegiatan Pengurus FORSINO 2015-2018 adalah sebagai berikut:

  1. Mengupdate data warga alumni Asrama Realino (keluarga, nomor kontak, email, WA, alamat, minat olah raga/seni, bisnis, dll).
  2. Membentuk komunitas Forsino per daerah
  3. Mendorong komunikasi yang intens di antara warga (Reuni, pertemuan daerah, kunjungan senior, kunjungan kedukaan, kunjungan perkawinan, ajakan bergabung di milis/WA, lebih mengaktifkan milis resmi Forsino).
  4. Menginventarisir bisnis/aktivitas/kepakaran warga Forsino dan mensinergikan untuk kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat, terutama masyarakat kecil.
  5. Mensinergikan kecakapan warga Forsino untuk menjalankan bisnis yang memberi tambahan modal bagi Forsino. Modal Forsino dapat dimanfaatkan untuk (misalnya) memberi bantuan pengobatan bagi warga Forsino yang tidak mampu, memberi bantuan bea siswa, dll.
  6. Menyusun konsep dan menggagas diskusi dengan topik revolusi mental dengan semangat Sapientia et Virtus.
  7. Menginventarisir karya nyata warga Forsino bagi rakyat kecil atau yang berdampak kepada gerakan ekonomi rakyat dan menuliskannya untuk menjadi bahan promosi  semangat Sapientia et Virtus.
  8. Memfasilitasi pihak-pihak yang ingin membangun, mengelola suatu tempat kawah candradimuka semangat Sapientia et Virtus.
 
Demikian.
Sangat diharapkan dari warga Forsino:
  1. Kritisi konsep.
  2. Kritisi program kerja.
  3. Saran siapa yang menjadi anggota Pengurus.
Kesediaan menjadi anggota Pengurus (Sekjen, Bendahara, Ketua Bidang ….?)
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s