Misa Requiem

untuk mengenang tiga kawan kita J. Soebagyono, Dami N Toda, dan MV Adhiprabwa yang telah mendahului kita, saya kutipkan dari Kumpulan Puisi Dami N Toda “BURU ABADI” (yang diterbitkan Indonesia Tera, 2005).  
 
Mon Nov 13, 2006 10:10 pm
Apriadi Ujiarso (84) 

Madah Pagi

Terpujilah Allah Mahatinggi terpujilah Esa tak terbagi terpujilah Luhur tak berdasar terpujilah Sabda Fajar tak terperi terpujilah Suci tak terbanding terpujilah Besar tak terukur terpujilah Kuasa tak terselam terpujilah Cahaya dari warna terpujilah Mahamuara ruang dari waktu terpujilah Maha

DIAMTAKBERANTARA

Terpujilah Engkau yang bertahta di Atas singgasana terpujilah engkau selamanya terpujilah Engkau yang disembah para Kerubom dan Serafim terpujilah Engkau selamanya terpujilah Engkau Allah nenek moyang kami terpujilah Engkau selamanya terpujilah Engkau di astana muliaMU terpujilah Engkau selamanya terpujilah Engkau selamanya terpujilah Engkau yang mendasari Rahasia alam terpujilah Engkau selamanya terpujilah Engkau yang memanggang matahari bulan bintang menggerakkan putaran roda alam raya terpujilah Engkau selamanya terpujilah Engkau yang berjalan di atas sayap-sayap angin menafasi ombak lautan terpujilah Engkau selamanya terpujilah Engkau yang menghijaukan daun rerumputan membuka aroma putik-putik bunga membuahkan ladang dan sawah terpujilah Engkau selamanya terpujilah Engkau yang menggerakkan mulut margasatwa berkeciap menaburi suara dan warna daratan samudra angkasa terpujilah Engkau selamanya terpujilah Engkau yang mengalirkan darah dalam tubuh melafaskan madah di mulutku terpujilah Engkau selamanya terpujilah Engaku yang menggerakkan tangan untuk berkarya terpujilah Engkau selamanya terpujilah Engkau yang memasang usia dan memetiknya pada kesaksian waktu terpujilah Engkau selamanya.

DARMITEA, 0

darmiteaku adalah mautku
sekarang
dingin menjahit jantungku
kubawa
serta kumiliki
apa yang waktu hidup
hanya kutengok di dalam peti jenazah
kutonton dengan air mata tergenang
atau pura-pura duka karena bukan
punyaku sendiri
kini mautlah aku
darmitea itu
melayang megah memijak bintang-bintang
p e r g i   j a u h   s e k a l i
tak usah lagi kugumuli di laboratorium di
perpustakaan di ranjang di mana
tak usah kusetubuhi dengan syahwat dan
disebut cinta
d a r m i t e a
*Dami Ndadu Toda, masuk Asrama Realino tahun 1960
Iklan

2 Replies to “Misa Requiem”

  1. Dami N Toda adalah bpk buah sy saat masuk Realino bln Agustus1966.Sy kenal baik mas Bagyono & Adiprabawa.
    Untuk keluarga beliau sy ikut berduka cita se dalam2nya.
    Semoga ketiga beliau diterima amal ibadahnya.
    Kel.Th Eviat – angk 66: Jakarta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s