Kucing kurus sakti

Ev. PAULUS WALUYO WIJAYA

Seekor kucing kurus sedang duduk santai di tepi pantai. Tiba-tiba datang seekor rubah jantan besar yang hendak memangsanya.

Lalu kucing itu berkata: “Kalau memang kamu berani, ayo kita berkelahi di dalam lubang itu. Yang kalah akan jadi santapan yang menang, dan saya yakin saya akan jadi pemenangnya.”

Sang rubah jantan merasa tertantang, “Di manapun jadi. Masa sih kucing kurus begini bisa menang melawan aku?”

Merekapun masuk ke dalam lubang. Sepuluh menit kemudian sang kucing kurus keluar sambil menggenggam setangkai paha rubah dan melahapnya dengan nikmat.

Sang kucing kurus kembali bersantai, sambil memakai kaca mata hitam dan topi
pantai.

Tiba-tiba datang seekor serigala besar yang hendak memangsanya. Lalu kucing berkata : “Kalau memang kamu berani, ayo kita berkelahi di dalam lubang itu. Yang kalah akan jadi santapan yang menang, dan saya yakin saya akan jadi pemenangnya.”

Sang serigala merasa tertantang, “Di manapun jadi. Masa sih kucing bisa menang melawan aku?”

Merekapun masuk ke dalam lubang. Lima belas menit kemudian sang kucing keluar sambil menggenggam setangkai paha serigala dan melahapnya dengan nikmat.

Sang kucing kembali bersantai, sambil memasang payung pantai dan merebahkan
diri di atas pasir.

Tiba-tiba datang seekor beruang besar yang hendak memangsanya, Lalu kucing kurus itu berkata: “Kalau memang kamu berani, ayo kita berkelahi di dalam lubang itu. Yang kalah akan jadi santapan yang menang, dan saya yakin saya akan jadi pemenangnya.”

Sang Beruang merasa tertantang, “Di manapun jadi. Masa sih kucing kurus begini bisa menang melawan aku?”

Merekapun masuk ke dalam lubang. Tiga puluh menit kemudian sang kucing keluar sambil menggenggam setangkai paha beruang dan melahapnya dengan nikmat.

Pohon kelapa melambai-lambai, lembayung senjapun tiba. Habis sudah waktu bersantai. Sang kucing melongok ke dalam lubang, sambil melambai,”Hai, keluar! Sudah sore, besok kita teruskan!”

Keluarlah seekor harimau dari lubang itu, sangat besar badannya. Sambil menguap harimau berkata “Kerjasama kita sukses besar hari ini. Kita berdua makan kenyang dan saya tidak perlu kecapaian berlari mengejar mangsa.”

The Winner (Sang Pemenang) selalu berfikir mengenai kerja sama, sementara The Looser (Sang Pecundang) selalu berfikir bagaimana menjadi tokoh yang paling berjaya.

Untuk membentuk ikatan persahabatan dan persaudaraan harus ada kerendahan hati dan keikhlasan bekerja sama, meskipun dengan seseorang yang kelihatannya tidak lebih baik daripada kita dan tidak selalu setuju dengan pendapat kita. 

Iklan

One Reply to “Kucing kurus sakti”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s