Presiden Lantik 26 Dubes LBBP

PELANTIKAN DUBES : Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (kedua kanan) didampingi Ibu Ani Yudhoyono (kanan) memberikan ucapan selamat kepada Dubes Indonesia untuk Belanda Retno Lestari Priansari Marsudi (kiri) dan sejumlah dubes lainnya di Istana Negara, Jakarta, Rabu (21/12). Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melantik 25 orang Dubes Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Indonesia dan satu orang Perwakilan Tetap Indonesia di PBB. (ant)

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melantik 26 Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia yang akan memulai tugas di negara-negara sahabat.

Pengambilan sumpah jabatan oleh Presiden sekaligus penandatanganan berita acara pengambilan sumpah dilakukan di Istana Negara, Jakarta, Rabu [21/12], pada pukul 11.00 WIB.

Hadir pada acara tersebut antara lain Wakil Presiden Boediono, Ketua Mahkamah Agung Harifin A Tumpa, Wakil Ketua MPR Lukman Hakim Saefuddin, serta menteri-menteri Kabinet Indonesia Bersatu II.

Sebanyak 26 duta besar LBPP yang dilantik tersebut adalah Retno Lestari Priansari Marsudi untuk Kerajaan Belanda berkedudukan di Den Haag, Desra Percaya untuk wakil tetap Republik Indonesia di Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Organisasi Internasional lainnya di New York, Amerika Serikat.

Kemudian Prianti Gagarin Djatmiko Singgih di Negara Republik Bolivar Venezuela, merangkap Republik Trinidad dan Tobago, Grenada, Saint Vincent and Grenadines, Persemakmuran Dominika dan Saint Lucia, berkedudukan di Caracas, Republik Bolivar Venezuela.

Selain itu, Deddy Saiful Hadi untuk Qatar, Saut Maruli Tua Gultom untuk Ekuador, Andradjati untuk Senegal merangkap di Republik Pantai Gading, Republik Gambia, Republik Guinea Bissau, Republik Gabon, Republik Demokratik Kongo, Republik Guinea, Republik Mali, dan Republik Sierra Leone, berkedudukan di Dakar.

Mayerfas untuk Republik Sosialis Vietnam, Budiarman untuk Negara Takhta Suci Vatikan, Elias Ginting untuk Finlandia merangkap Estonia berkedudukan di Helsinki, Teiseran Foun Cornelis di Negara Republik Kuba merangkap persemakmuran Bahamas dan Republik Jamaika berkedudukan di Havana.

Subijaksono Sujono untuk Bosnia dan Herzegovina berkedudukan di Sarajevo, R Prayono Atiyanto untuk Republik Azerbaijan, Andri Hadi untuk Singapura, Sukanto untuk Kesultanan Oman, Djauhari Oratmangun untuk Federasi Rusia merangkap Belarus berkedudukan di Moskow, Agus Sarjana untuk Kroasia, Harbangun Napitulu untuk Mozambique, dan Dewa Made Juniata Sastrawan untuk Kerajaan Swedia merangkap Republik Latvia.

Selain itu, juga dilantik Komisaris Jenderal Polisi (Purn) Nurfaizi untuk Republik Arab Mesir, Teuku Mohammad Hamzah Thayeb untuk Kerajaan Inggris merangkap Republik Irlandia dan IMO berkedudukan di London.

Lutfi Rauf untuk Kerajaan Thailand, Dwi Ayu Arimami untuk Panama, Dian Wirengjurit untuk Republik Islam Iran merangkap Turkmenistan berkedudukan di Teheran, Agustinus Sumaryono untuk Republik Namibia merangkap Republik Angola berkedudukan di Windhoek. Bomer Pasaribu untuk Kerajaan Denmark merangkap Republik Lithuania berkedudukan di Kopenhagen, serta Ahmad Ni’am Salim untuk Republik Demokrasi Rakyat Aljazair. (ant)

Sumber artikel : BeritaSore.com, sumber gambar : antaranews.com
Elias Ginting dan Djauhari Oratmangun adalah alumni Asrama Realino angkatan 1976. 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s