“PK” di Gedung Rimbawan

Teman2,

Pertemuan Forsino di Rimbawan 3, Manggala Wanabakti, Jakarta, hari sabtu 24 Januari 2009 jam 11.00 sampai jam 15.00, telah berlangsung dengan sukses besar. Salut dan terima kasih kepada mas Ari Sudarsono, yang menyediakan ruangan Rimbawan 3’gratis’.. dan sumbangan makanan prasmanan, jajan pasar yang luar biasa enaknya dan kue2 ibu Hardanto, mbak Elsye, asli dari Medan

Acara pertemuan hanya ada 3 : makan2, nyanyi2, menari/joged/polonaise/poco2, dan ngobrol kangen2an. waktu 4 jam berjalan dengan sangat cepat sekali. Hebat luar biasa, para hadirin benar2 merasa senang, merasakan bagaimana pertemuan kawan yang 30 tahun tidak ketemu, 20 tahun tidak ketemu, 10 tahun tidak ketemu.

Mas Sudarsono, mas Hardanto dan bung Labuhan, terimakasih banyak.

Gufron – 63

Wisjnu

6a3

3c4

3d

satwika-dansa

Iklan

3 Replies to ““PK” di Gedung Rimbawan”

  1. Pak Hardanto, Pak Gufron dan Labuhan serta Rekan-rekan Realinowan yang baik,

    Mohon maaf sekali saya tidak bisa hadir di acara reuni tanggal 24 yang lalu. Saya sudah rencanakan untuk hadir tetapi tidak disangka saya ikut diundang pada pertemuan hari jumat dan khususnya sabtu bersama Bapak Presiden dan beberapa menteri di Tampak Siring Bali. Tadinya pertemuan hanya direncanakan tanggal 23 sore sampai malam, jadi tanggal 24 pagi bisa kembali ke Jakarta, tetapi karena sesuatu dan lain hal pertemuan dilanjutkan hari sabrtu berlangsung mulai jam 10 pagi sd jam 1 siang.

    Akhirnya yang semula sudah saya jadualkan pulang pagi, terpaksa diundur ke sore hari… oleh karena itu saya kehilangan kesempatan hadir, makan, nyanyi dan poco2 bersama pada acara kangen-kangenan di Rimbawan 3. Jam 9 malam hari itu juga saya dapat terbang dengan Garuda ke Bangkok, dan jam 3 pagi tanggal 25 dari Bangkok ke Belanda.

    Namun demikian saya menikmati benar gambar-gambar yang diposting Pak Gufron dan rekan-rekan lainnya di milis ini, untuk itu, terima kasih banyak. Labuhan, saya akan ada di Belanda sd tanggal 30 Januari, so let me make up my absence with a nice cup of coffee and rich conversations.

    Salam hangat
    djauhari

  2. Kawan-kawan Mantan Penghuni Asrama Realino sekalian,

    Sebagaimana kawan-kawan yang lain, kita semua merasa senang dengan diadakannya acara pertemuan Rimbawan tanggal 24 Januari yang baru lalu. Yang hadir lumayan banyak. Namun seberapa banyak, saya tidak bisa menyebutkan. Yang paling tahu tentang hal ini adalah Mas Labuhan Marpaung dengan puteranya, yang rajin membantu dalam hal me-registrasi para tamu.

    Antara tamu golongan tua dan Realinowan muda saya kira fifty-fifty banyaknya. Alangkah baiknya bila mas Labuhan bisa kirimkan foto-copy daftar hadir atau hasil scannya kepada mas Dwi Pramono, agar informasi tentang data Realinowan yang berkunjung dapat di-update. Yang saya maksud di-update adalah File yang ada dalam situs yahoogroups. Misalnya tentang alamat rumahnya, nomor telpon, alamat email dan lain sebagainya. Database itu penting sekali. Terutama database dari kawan-kawan yang tidak punya alamat email, maka nomor telpon dan alamat rumah merupakan sarana penghubung kita.

    Bergembira ria , bernyanyi dan berjoget merupakan acara relaksasi baik bagi yang tua dan yang muda. Karena ditambah juga dengan bernostalgia. Pada waktu saya pulang, saya masih juga jumpa dengan adik Realinowan yang datang terlambat. Sayang, namun apa boleh buat, kedatangannya betul sudah sangat terlambat. Namun saya anjurkan supaya masuk saja, siapa tahu masih jumpa dengan kawan2nya yang dikenal.

    Saya angkat topi kepada para penyelenggaranya. Mas Hardanto sebagai Ketua, bersama ibu Elsye Langitannya. Mas Labuhan Marpaung dengan puteranya, Mas Alloysius Ro dengan nyonyanya. Mas Bagyo Wijanarko dan Mas Ari Sudarsono yang memfasilitasi tempatnya, mas Gufron, Ferry Widagdo yang mengabadikan event-nya. Dan lain sebagainya. Dari pengamatan seorang yang sekedar hadir, penyelenggaraannya cukup apik. Makannya enak, dan snacknyapun boleh juga.

    Ini adalah suatu event yang dibiayai oleh kita dan dari kita sendiri. Para tamu pada waktu kedatangannya masing2 diminta kesediaannya untuk iuran se-ikhlasnya dan yang dimasukkan ke dalam suatu kotak. Menjelang pertemuan usai, kotak dibuka dan dihitunglah iuran kita2 itu oleh Bendahara. Jumlah cukup banyak. Lebih dari Rp. 3 juta.

    Namun pada waktu saya ingin mencari tahu berapa sebenarnya biaya penyelenggaraan event itu, jawaban yang saya peroleh kira2 Rp. 5 jutaan. Yah masih juga kurang. Tapi ternyata dapat ditutup oleh mas Labuhan Marpaung.Terima kasih mas Labuhan.

    Mungkin, kalau yang datang lebih banyak lagi, biaya itu pasti dapat tertutup. Jadi lain kali, saya mengharap kawan-kawan yang kali ini belum datang, agar pada waktu yang akan datang bisa hadir semua, termasuk yang kemarin / kali ini sudah hadir. Saya juga upload foto dalam album Acara bertemu kangen 24 Januari 2009. Namun saya dapat memastikan foto mas Gufron, Mas Ferry dan lain-lainnya pada hakekatnya sama juga.

    Salam,
    FBK.

  3. aku juga ingin mengucapkan terima kasih buat wisnu sudibjo yang rajin kontak kontak, mudah mudahan rencana pertemuan beriutnya kita bisa kumpul lagi. Buat Mas Ferry gambarnya kurang banyak lho.

    oke, salam realino

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s