PKBM Dorong PMB

PKBM Dorong Pemberdayaan Masyarakat Bawah
Suara Merdeka, 3 November 2008

.

PURWOKERTO –  Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) mempunyai aktivitas yang unik dan menyentuh pendidikan bagi masyarakat lapisan bawah. Selain mampu membantu proses pendidikan bagi mereka yang tidak lulus SD, SMP, dan SMA melalui pendidikan kesetaraan, juga memberikan kesempatan kepada masyarakat yang belum bisa membaca, menulis, dan berhitung (calistung) melalui keaksaraan fungsional (KF).

Keunikan lainnya, sebagian besar tutornya adalah relawan yang tidak mendapatkan imbalan yang layak, bahkan sama sekali tidak dibayar. ”PKBM yang konsisten dalam keuangan harus didukung dengan kekuatan sendiri melalui kreativitas kelompok belajar usaha yang bisa membantu biaya operasional pengelolaannya,” ungkap Ketua Pembina Yayasan Bina Swadaya Drs. Bambang Ismawan, ketika ditemui Suara Merdeka, belum lama ini.

Dikatakan, kapabilitas PKBM banyak didukung dengan memberikan pelatihan keterampilan praktis dan sederhana kepada warga belajar. Kegiatan itu dilakukan secara berkelanjutan, termasuk dalam pengorganisasian, manajemen keuangan dengan memprioritaskan pembentukan koperasi yang memberikan pembelajaran simpan pinjam kepada anggota. ”Kegiatan simpan pinjam ini secara tidak langsung telah mendidik anggotanya untuk memberdayakan diri sehingga bisa makin percaya diri.”

Mudah Dilakukan
Dia mengungkapkan, dengan mengembangkan keberdayaan masyarakat berkelanjutan diharapkan bisa memenuhi keinginan masyarakat terhadap sistem pembelajaran yang baik dan akan mudah ditiru serta dilakukan.

PKBM menjadi pusat kegiatan agar warga belajar bisa bertemu dan menjalin kemitraan untuk berusaha. ”PKBM menjadi lembaga pengembangan yang membutuhkan tenaga pendamping yang memiliki jiwa kerelawanan.”

Kegiatan temu rembung antara Rotary, Bina Swadaya, dan PKBM perlu ditindaklanjuti sehingga ada kerja sama saling memberi. Misalnya, Rotary bisa menjembatani keinginan dari PKBM melalui konsultasi, sedangkan Bina Swadaya bisa memberikan saran, solusi, konsultasi sebagai upaya meningkatkan keberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.

”Perlu ada kesepahaman sehingga PKBM akan memberikan solusi untuk pengembangan,” ujar Bambang Ismawan yang juga pendiri sekaligus Pemimpin Umum Majalah Trubus itu. (P52-71)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s