Pedoman Asrama Realino 1981

Tujuan

Tujuan Asrama Realino adalah ikut serta melatih dan membina mahasiswa-mahasiswa untuk berjiwa dan bersemangat pengabdian yang semakin tinggi serta memiliki rasa tanggungjawab yang semakin besar terhadap masyarakat, bangsa dan negara. Tujuan ini terkandung dalam semboyan “sapientia et virtus” (kebijaksanaan dan kebajikan).

Prinsip Dasar

Dalam mewujudkan tujuan tersebut, dasar dan landasan asrama adalah Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.

Sarana

Sarana untuk mencapai tujuan tersebut meliputi antara lain berbagai kegiatan/proyek sosial, latihan-latihan kepemimpinan, aturan, serta tata tertib.

Pimpinan

Pimpinan asrama bertugas mewujudkan tujuan tersebut di atas. PimpinanĀ  terdiri dari :

  • Pemimpin, yang ditentukan oleh Yayasan Realino;
  • Pengurus, yang mewakili dan ditentukan oleh Pemimpin.

Aturan dan Tata Tertib

1. Semua warga asrama wajib:

  • menerima peraturan/ketetapan dari Pimpinan;
  • melaporkan dan membicarakan kemajuan studi kepada pemimpin;
  • mengikuti acara resmi yang diselenggarakan oleh asrama.

2. Masa pembinaan di asrama adalah tiga tahun, kecuali dengan ijin khusus.

3. Warga yang menurut Pemimpin tidak ikut serta secara aktif dalam melatih dan membina dirinya untuk mencapai tujuan asrama, dapat dikeluarkan seketika itu juga oleh Pemimpin tanpa ganti rugi.

4. Kamar masing-masing warga ditentukan oleh Pimpinan. Tiap kamar ada Ketua Kamar, yaitu Bapak Buah.

5. Bapak Buah bertugas :

  • membimbing teman-teman sekamar;
  • bertanggungjawab atas waktu yang telah ditetapkan untuk belajar, rekreasi, tidur, dan bangun setiap harinya.
  • bertanggungjawab atas perlengkapan, kebersihan, kerapian, dan keindahan kamar. Selimut harus diusahakan sendiri, dan kasur/bantal (dari asrama) harus diberi sprei, sarung bantal, atau tikar sendiri.
  • memberitahu kepada Pimpinan bila ada sesuatu yang harus diperbaiki.
  • memberitahu kepada Pimpinan bila ada yang sakit;
  • berhak dan berkewajiban memutuskan hal-hal mengenai tata tertib dalam kamar demi perkembangan yang baik bagi setiap penghuni.

6. Berkreasi dalam bentuk permainan berkelompok atau bermain musik yang mengganggu dan memasak dengan cara apapun tidak boleh di tingkat atas. Radio boleh dipakai asal tidak mengganggu orang lain dan selama waktu belajar/suasana tenang hanya dengan headphone.

7. Tidak diperbolehkan belajar bersama di dalam kamar masing-masing. Belajar bersama harus di ruangan yang disediakan untuk itu.

8. Penerimaan tamu:

  • Tamu tidak boleh diterima di kamar masing-masing, kecuali dengan ijin khusus pemimpin atau pengurus kalau pemimpin tidak ada;
  • kepada bukan warga hendaknya diberitahukan, jangan mengunjungi asrama pada waktu belajar, kecuali untuk belajar bersama;
  • para tamu diterima di kamar tamu atau di aula.

9. Karyawan asrama hanya melayani kepentingan umum dan tidak boleh disuruh oleh warga secara pribadi untuk kepentingan sendiri.

10. Milik asrama tidak boleh dipinjamkan keluar tanpa ijin pemimpin dan segala kerusakan pada alat-alat/ perlengkapan/ gedung asrama harus dilaporkan, serta menjadi tanggungjawab warga yang merusakkannya.

11. Warga dilarang membawa dan mempergunakan alat listrik, antara lain: radio, kipas angin, alat masak, dsb. tanpa ijin Pemimpin.

12. Tatacara makan

  • Semua warga harus makan bersama pada waktu yang ditentukan;
  • Yang terlambat harus menunggu sampai yang lain selesai;
  • Yang tidak bisa hadir harus mendaftarkan diri sebelumnya kepada petugas. Pada hari minggu/raya tidak ada kesempatan untuk mendaftar. Dalam masa liburan, untuk mendaftar harus ada ijin sebelumnya dari pimpinan.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s