Minum Teh (bagian kedua)

Oleh Gufron Sumariyono

Bagian ke-2

Teh itu ada yang disebut teh wangi, teh hitam, teh hijau. Ketiganya kurang lebih sama lah dalam hal kandungannya serta manfaatnya, yaitu

  • Kafein. Membantu merangsang sistem saraf pusat, meningkatkan energi, memperkuat jantung, serta memperbaiki sistem pembuangan dalam urine.
  • Katekin dan Senyawa turunannya. Merupakan zat flavonoid atau metabolit sekunder dalam teh, antibodinya yang berguna mencegah pembentukan dan pertumbuhan sel-sel kanker. Lebih baik mencegah daripada mengobati kanker. Beberapa ahli mengatakan lebih baik dari sayuran misalnya wortel, brokoli dll.
  • Vitamin. Teh mengandung banyak vitamin, diantaranya vitamin B, C, E, dan K, yang membantu dalam proses antioksidasi, mencegah gusi berdarah, serta mencegah kanker.
  • Mineral. Teh juga banyak mengandung zat mineral, yaitu fosfor, potasium, kalsium, magnesium, mangan, aluminium, sulfur, dan fluor. Mineral-mineral ini berguna dalam pembentukan sel dan enzim tubuh, mengatur keseimbangan cairan tubuh, dan mengalirkan oksigen ke seluruh tubuh.
  • Asam Amino. Di dalam teh terdapat 25 jenis asam amino yang berfungsi sebagai pembentuk protein serta penunjang metabolisme tubuh.
  • Polifenol. Ini merupakan zat antioksidan yang berfungsi sebagai pengikat oksigen dan pelindung sel tubuh. Zat ini yang membuat teh bermanfaat sebagai bahan anti-aging alias anti penuaan dan membuat sel tubuh tidak cepat rusak.

Teh jenis apa yang lebih baik? Teh hitam atau teh hijau? Apa minum teh itu baik untuk penderita sakit maag? Menurut buku kesehatan yang kubaca bahwa kalau untuk manfaat kesehatan sebenarya hampir semua sama. Hanya teh hijau lebih banyak kandungan ketekinnya, misalnya 4 cangkir teh hijau sama dengan 8 cangkir tehh hitam. Kandungan kafein dalam teh sering juga menimbulkan gangguan lambung kepada orang-orang tertentu. Kalau begitu upayakan minum teh yang encer agar kafeinnya rendah. Untuk teh hitam dan teh wangi, seduhan teh memerlukan waktu 5 menit baru diminum agar semua aromanya keluar.

Ada kawan saya yang pernah bilang bahwa teh bisa memperbesar alat vital laki2, caranya alat vital direndam di teh yang sudah basi setiap pagi atau yang sudah menginap semalam. Hal ini tidak benar. Teh yang sudah basi juga bukan obat. Khasiat utama dari minum teh adalah pada kandungan poliphenolnya. Poliphenol ini memiliki banyak turunan mulai flavonol, flavonid, katekin dsb. Sifat dari katekin itu sangat rentan terhadap udara. Semakin lama katekin berhubungan dengan udara, dia akan semakin teroksidasi. Apalagi teh basi, pasti sudah mengandung mikroba. Saya meragukan kalau kandungan katekin di teh yang sudah basi masih seperti semula kalau teh masih hangat. Sebagai obat membesarkan alat vital laki-laki? Jangan percaya! Hati-hati jangan merendam alat vital anda dengan tehbasi, salah-salah alat vitalnya bukannya membesar malah menyusut lebih kecil, karena dimakan mikroba.

Minum tehh idealnya 3 sampai 4 cangkir sehari untuk mendapatkan manfaat dari teh. Bagaimana kalau lebih dari 4 cangkir? Teh itu akan memberi dampak berbeda ke masing-masing individu. Masing-masing orang bisa mendapat efek yang berbeda-beda. Secara normal, tubuh kita akan memberikan signal atau alarm kapan kita berhenti minum teh. Kalau perut sudah mulai tidak nyaman (karena kandungan kafein) sebaiknya berhenti dahulu. Banyak-banyaklah minum air putih untuk menetralisir efek dari kafein. Tentu saja ini berlaku bagi orang yang normal. Bagi penderita sakit ginjal, wanita hamil, anak-anak atau penyakit anemia tentu harus khusus penanganannya.

Tempat untuk menyedu teh itu tergantung dari jenis tehnya. Misalnya teh hitam itu memerlukan suhu yang panas, maka dapat dipakai teko atau poci yang terbuat dari gelas, keramik, tanah liat atau logam. Teh Oolong (di Jakarta sini paling mahal harganya) baunya sangat harum, menyedu teh oolong itu paling bagus dan paling enak menggunakan poci teko yang terbuat dari tanah liat. Sifat poci dari tanah liat ini
menyerap rasa dan aroma teh olong. Biasanya penggunaan poci tanah liat disarankan hanya untuk satu jenis teh saja. Itu sebabnya penggemar teh sejati, seperti saya, memiliki koleksi teko yang lumayan banyak. Teko tanah liat itu jangan dicuci dengan sabun, cukup dibilas dengan air panas saja. Sedangkan untuk teh hijau, karena memerlukan suhu yang tidak terlalu panas, sebaiknya dipakai teko poci
dari keramik. Keramik adalah penghantar panas yang paling buruk. Dengan sifat itu, teko keramik paling pas untuk menyedu teh hijau.

(Bersambung)
.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s