Forsino: Antara Wadah dan Isi

Oleh Djoko Sujono

Wadah telah terbentuk. Forum Studi Realino namanya. Para mantan penghuni Realino merupakan cikal bakal sekaligus sumberdayanya. Namun demikian forum ini masih menupakah wadah kosong. Tidak banyak berarti, kecuali bila diisi dan berfungsi. Isinya tentu kegiatan-kegiatan. Tentu tidak sembarang kegiatan, melainkan kegiatan yang mempunyai nilai, baik bagi masyarakat kecil para anggota atau bagi masyarakat yang lebih luas.

Banyak orang bilang bahwa seyogyanya wadah dibentuk bila isinya telah jelas dan nyata, sehingga wadah pun dapat disesuaikan dengan isinya. Kasus forum kita ini agak lain. Meskipun disadari adanya kebutuhan untuk melestarikan nilai-nilai Realino, hingga saat lahinnya tidak benar-benar jelas akan diisi apa forum in Sebagian berpikir untuk mengejawantahkan “Sapientia et Virtus” dalam bentuk kepedulian kepada kelompok yang kurang terpedulikan, sebagian yang lain berpikir sebagai ajang “ngasah bendo”, sebagian lain lagi berpikir bisnis, dan sebagian sisanya menganggap sebagai arena kumpul-kumpul semata.

Desakan waktu dengan makin dekatnya saat asrama Realino ditutup membuat kekhawatiran bahwa asrama tercinta dan nilai-nilainya ini akan hilang tak berbekas ditelan sejarah. Ditambah dengan kesibukan-kesibukan alumni yang kebetulan sempat duduk memikirkan isi maupun bentuk wadah ini, lengkaplah sudah tekanan-tekanan yang menyebabkan wadah ini lahir dalam kekurangsempurnaan. Wadah memang lebih mudah dipikirkan danpada isinya, dan itulah yang lebih dahulu diwujudkan sebelum momentum yang tepat untuk membentuk wadah ini memudar.

Namun demikian kekurangsempurnaan itu justru merupakan peluang yang amat baik. Para alumni kini ditantang untuk menyempurnakannya. Bukan hanya panitia pendiri, bukan hanya pengurus forum, tetapi kita semua harus benpikir untuk mengisi wadah ini. Banyak kegiatan bisa diusulkan. Berbagai gerak bisa dicoba. Tetapi, tampaknya agar kegiatan tersebut dapat mengisi dengan pas perlu dipenuhi satu atau lebih ciri-ciri berikut ini

1.     Memberikan andil pada peningkatan sumberdaya manusia.
Telah disepakati bahwa tujuan Forum Studi Realino, seperti halnya
misi asrama Realino, ialah bidang pendidikan, atau bila ditarik lebih luas adalah peningkatan sumberdaya manusia. Langsung atau tidak, segala kegiatan seyogyanya bermuara pada upaya pencapaian tujuan
ini.

2.     Menampilkan sosok “Sapientia et Virtus” dan nilai-nilai Realino.
Kegiatan yang bertentangan dengan nilai-nilai Realino hanus dihindarkan. Sebisa mungkin kegiatan-kegiatan tidak saja hanya mempertahankan nilai-nilai tersebut keluar, sehingga lambat laun masyarakat luas mengenal nilai-nilai tersebut sebagai ciri khas forum.

3.     Menjadi perekat dan memenuhi kebutuhan individu para warga.
Tidak dapat disangkal bahwa berkumpul kembali dan hidup dalam nilai-nilai Realino (meskipun hanya sebentar) merupakan motivasi yang cukup kuat untuk menggerakkan alumni bertemu satu sama lain. Ada rasa rindu untuk hidup dengan situasi asrama yang sangat berbeda dengan kehidupan sehari-hari di masyarakat. Motivasi untuk bernostalgia ini tidak perlu diingkari, tetapi seyogyanya dimanfaatkan untuk mencapai tujuan organisasi.

Kegiatan kumpul-kumpul ini tidak harus dalam bentuk reuni. Boleh jadi hanya menupakan klub tennis, klub jogging, atau entah kegiatan apa lagi yang ringan-ringan tapi menawan. Seringkali kumpul-kumpul yang ringan-ringan ini justru merupakan landasan yang baik bagi kegiatan-kegiatan yang berbobot.

4.     Menghasilkan dana bagi kemandinian dan pendewasaan onganisasi. Tidak dapat dipungkiri bahwa dana selalu merupakan unsur penting, bahkan bagi organisasi sosial yang sama sekali “non profit motive” sekalipun. Boleh jadi uang bukan merupakan tujuan utama organisasi, tetapi tanpa uang segala kegiatan yang balk dan mulia pun tidak akan berjalan. Karena itu secara realistis kegiatan-kegiatan yang mendukung tersedianya dana organisasi harus dirangsang.

Tentu saja semua jenis kegiatan tersebut harus diramu sedemikian rupa sehingga mendapatkan komposisi yang tepat. Kegiatan untuk mencapai tujuan utama jelas harus diutamakan. Demikian juga tidak dilupakan kegiatan-kegiatan untuk menampilkan citra Realino. Kegiatan dalam kelompok ketiga dan keempat di atas tentu saja tidak seyogyanya mendominasi kelompok pertama dan kedua. Tetapi ini tidak harus berarti perlu menekan kelompok ketiga dan keempat bila ternyata kedua kelompok tersebut berkembang. Perkembangan kedua kelompok kegiatan pendukung harus dimanfaatkan untuk memperbesar kelompok kegiatan pokok.

Nah, sekali lagi kesempatan untuk menyampaikan ide-ide kegiatan terbuka luas. Lebih dihargai lagi bila Anda, selain menyampaikan ide juga bersedia menangani pelaksanaannya. Setidaknya pada tahap-tahap permulaan. Bila toh Anda sibuk dan hal terakhir ini tidak mungkin, ide yang Anda lemparkan tetap berguna bagi forum kita. Siapa tahu ada yang tertarik melaksanakannya. Alamatkan saran-saran Anda ke pengurus, di Gunung Sahari III No. 7, Jakarta Pusat, atau dapat pula dititipkan pada redaksi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s