Aneka tulisan dan koleksi kenangan dari asrama
Hidup Tak Terkotak-kotak
…Di Realino berkumpul mahasiswa dari berbagai daerah dengan beragam suku bangsa, beragam adat istiadat, berbagai kepercayaan, berbagai fakultas. Ada juga orang Jepang namanya Akira. Kumpulan gado-gado anak-anak muda itu dilatih, diajar dan diasuh untuk hidup bersama dalam suasana damai. Kita bisa hidup bahagia dalam Indonesia mini di Realino yang penuh keragaman.Kita tidak pernah hidup terkotak-kotak. Kamu agama ini, kamu suku itu, kamu hitam, kamu putih…. Selengkapnya…
Artikel lain dari Gufron Sumariyono (posted on February 2009)
- [7] Perjuangan Sesudah Bebas (G. Sumariyono)
- [6] Sidang Pengadilan (G. Sumariyono)
- [5] Polisi Menangkap “Agen CIA’ di Realino (G. Sumariyono)
- [4] Balada Tengah Malam di Realino (G. Sumariyono)
- [3] Disiplin dan Akal Bulus (G. Sumariyono)
- [2] Hidup Tak Terkotak-kotak (G. Sumariyono)
- [1] Kesan Pertama (G. Sumariyono)
.
Kelompok Kecil di Asrama
Setiap individu punya kecenderungan untuk hidup mengelompok dalam bentuk makro atau mikro. Setuju atau tidak ini adalah fitrah kemanusiaan (human attitude) yang sudah ada sejak dari sononya. Kebersamaan di Asrama Realino yang berjumlah ratusan mahasiswa berasal dari seluruh penjuru tanah air dengan berbagai suku, agama, dan adat istiadat, jelas merupakan kelompok kecil dalam …. Baca lebih lengkap…
::
“Mengembara Menuju Bahagia – Rovering To Success”
Lebih dari empat puluh tiga (43) tahun yang lalu di RDC (Realino Discussion Club) saya menyajikan makalah yang topiknya akan saya ajukan lagi pada RDC kita kali ini. Saya ajukan topik yang sama oleh karena masih relevan untuk dipikirkan mengingat bangsa Indonesia memerlukan modaliti untuk membentuk karakter warga masyarakat. Moderator/pimpinan sidang RDC saat itu Romo H.C Stolk, SJ. Continue reading “Rovering to Success“.
.
Artikel lainnya :
.
- Tombo Kangen (Eko W. Raharjo)
- Lelenya Dardjami (Eko W. Rahardjo)
- Seandainya… (Rm. F. Wingnyoprasetya O. Carm)
- Rumah Baru dan Acara Perpisahan dengan Romo Stolk (Bimo Nugroho ‘89)
- Panduan Wisata Ala 1990-an
- Bisnis Pondokan di Yogya
- Selasa Kapindo
- Anekdot (IM Santosa)
- Tour sepakbola Realino ke Purwokerto
- Cincin ilang, tanggungjawab siapa?
- Sweet Memory (Soetanto Hadinoto)
- Udiiik, oh… udiik!
- Kenangan Malam Minggu dan “Lindu”
- Uang Asrama Realino Tahun ‘50-an

Komentar Terakhir