Cermin Perak

Ev. Paulus Wijaya

Pada suatu hari, raja bertemu dengan seorang Cina dan seorang Yunani, dan mendengarkan percakapan mereka.

Orang Cina mengatakan, “Kami adalah seniman yang paling baik.” Orang Yunani menjawab, “Kami lebih baik daripada anda.”

Mendengar hal itu maka sang rajapun berkata, “Baiklah saya ingin menguji anda. Maka akan kita lihat siapa di antara anda berdua yang dapat dibenarkan ucapannya.”

Orang Cina berkata lagi, “Tunjukkan kepada kami sebuah ruangan khusus, dan kepada orang Yunani ruangan lain.”

Maka oleh titah raja, orang Cina dan orang Yunani mendapat dua ruangan terpisah tetapi saling bersebelahan. Ruangan itu dikelilingi oleh dinding yang terbuat dari perak. Kemudian dimulailah ujian itu.

Orang Cina meminta dari raja ratusan aneka warna untuk memulai pembuatan karya seninya. Maka rajapun segera meluluskan segala apa yang dimintanya.

Sementara itu di ruangan sebelahnya orang Yunani berkata kepada raja, “Bagi kami tak ada rupa maupun warna yang cocok untuk karya kami. Satu-satunya yang kami inginkan ialah terlepas dari karat itu…” sambil tangannya menunjuk kepada dinding-dinding ruangan yang ditempatinya.

Usai berkata demikian, orang Yunani menutup pintu kamarnya dan memulai pekerjaan memoles.

Setelah orang Cina dan orang Yunani itu usai dengan pekerjaannya, mulailah mereka menabuh genderang sebagai tanda kegembiraan. Maka masuklah raja ke ruangan orang Cina dan melihat gambar-gambar yang terbentuk di dinding-dinding ruangan itu. Seketika itu juga raja sangat tertegun dan takjub… akal budinya seakan-akan berhenti!

Setelah beberapa saat, raja kemudian bergegas pergi ke tempat orang Yunani, yang sementara itu telah mengangkat tirai yang memisahkan kedua ruangan itu. Dengan demikian karya agung orang Cina terpantul dan mengena pada dinding perak yang telah dibersihkan dari karat.

Segala sesuatu yang sempat dilihat raja dalam ruangan orang Cina itu tampak lebih manis di sini sehingga kedua matanya terbelalak.

Demikianlah, cermin itu adalah hatimu. Pantulan setiap gambar untuk seterusnya bersinar dalam hati. Cobalah renungkan apakah gerangan arti dari gambar berwarna-warni itu?

This entry was posted in Kuldum. Bookmark the permalink.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s